Archives

Obat Penyakit Virus HIV

HIV merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, yang mengakibatkan penderitanya akan mudah terserang penyakit lain. Sistem kekebalan tubuh memiliki peranan untuk melindungi tubuh kita dari berbagai jenis penyakit yang menyerang. Salah satu unsur yang penting dalam sistem kekebalan tubuh adalah sel CD4 ( jenis sel darah putih ).

Namun sel CD4 akan dibunuh oleh obat HIV saat menggandakan diri dalam darah. Semakin lama kita terinfeksi HIV, semakin banyak sel CD4 dibunuh, sehingga jumlah sel tersebut akan menjadi semakin rendah. Dengan kadar sel CD4 yang semakin sedikit, kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk melindungi kita dari infeksi akan semakin berkurang.

Oleh karena itu, kesehatan sistem kekebalan tubuh para ODHA dapat dinilai dengan mengukur jumlah sel CD4. Pada orang yang tidak terinfeksi HIV, kadar sel CD4 normal berkisar antara 500 dan 1.500. Setelah kita terinfeksi HIV, jumlah ini akan mulai menurun.

Yang berbahaya adalah biasanya para penderita akan mengalami gejala penyakit yang hebat ketika telah mengidap HIV selama bertahun-tahun ( fase AIDS ), sedangkan pada tahap awal para penderita hanya akan mengalami gejala ringan seperti flu selama beberapa minggu ( Infeksi HIV Akut ).

Sehingga banyak yang tidak menyadari keberadaan HIV dan mudah sekali menularkan virus ini kepada orang lain yakni melalui hubungan seksual maupun melalui jarum suntik yang telah tercemar HIV. Bagi para penderita penyakit AIDS, sangat rentan terkena infeksi bakteri atau virus lain yang bisa menyebabkan kematian.

Faktor apa yang mengakibatkan orang lain bisa tertular dengan penyakit HIV AIDS ?

  1. Dampak dari berhubungan intim bebas

melakukan hubungan intim tidak sehat & tidak memakai pelindung akan jadi peringkat ke-1 terbesar pemicu menularnya HIV AIDS. Terjadinya hal ini dikarenakan ketika terjadi kontak sekresi di cairan vagina pada bagian alat kelamin akan membuat seseorang tertular dengan penyakit HIV AIDS.

  1. Akibat pemakaian jarum suntik yang tidak steril

Hal tersebut sangat bisa mendorong orang-orang untuk terserang oleh penyakit HIV AIDS. Dan para pengguna narkoba yang kadang-kadang sama-sama bertukar jarum suntik akan dengan gampang tertular oleh penyakit HIV AIDS.

Dan penularan ini bisa terjadi diakibatkan jarum suntik yang tidak steril, yang dikarenakan oleh cairan pada pengidap HIV AIDS pindah kedalam tubuh yang sehat {normal}.

  1. Berhubungan intim tanpa menggunakan pengaman, sering gonta-ganti pasangan ketika berhubungan intim akan beresiko untuk terjangkit oleh penyait HIV AIDS. Apalagi berhubungan tanpa menggunakan pengaman maka akan lebih beresiko lagi.
  2. Karena transfusi darah yang tidak steril, cairan dalam tubuh orang yang mengidap penyakit AIDS sangat gampang menular, sehingga ketika melakukan transfusi darah, Anda harus lebih teliti, sebab pemilihan & penyeleksian donor adalah fase pertama untuk mencegah terjadinya penularan AIDS.

Diagnosis HIV/AIDS

Orang yang baru saja terinfeksi HIV akan mengalami gejala seperti penyakit flu. Ini terjadi selama kurang lebih satu bulan setelah terinfeksi. Gejala awal yang muncul seperti demam, tenggorokan sakit dan munculnya ruam. Tapi, beberapa orang yang menderita HIV tidak merasakan tanda dan gejala selama bertahun-tahun.

Hanya dengan menjalani tes HIV, kita bisa tahu pasti apakah kita terinfeksi atau tidak. Makin cepat HIV terdeteksi, maka tingkat keberhasilan pengobatan akan lebih tinggi. Jika Anda merasa berisiko terinfeksi HIV, konsultasikan kepada dokter atau klinik kesehatan terdekat.

Jangan menunda penanganan setelah Anda tahu telah terinfeksi HIV. Jika terlambat, virus bisa dengan cepat menyebar ke dalam sistem kekebalan tubuh. Hal ini bisa mengganggu kesehatan Anda. Anda juga bisa menghindari penyebaran virus kepada orang-orang terdekat atau pun kepada orang lain.

Obat untuk Penderita HIV

  1. Antiretroviral (ARV) adalah beberapa obat yang digunakan untuk mengobati infeksi HIV. Obat-obatan ini tidak membunuh virus, tapi memperlambat pertumbuhan virus. HIV bisa mudah beradaptasi dan kebal terhadap satu golongan ARV. Oleh karena itu, kombinasi golongan ARV akan diberikan pada penderita. Beberapa golongan ARV adalah:

– NNRTI (Non-nucleoside reverse transcriptase inhibitors). Jenis ARV ini akan bekerja dengan menghilangkan protein yang dibutuhkan virus HIV untuk menggandakan diri.

– NRTI (Nucleoside reverse transcriptase inhibitors). Golongan ARV ini menghambat perkembangan HIV di dalam sel tubuh.

– Protease inhibitors. ARV jenis ini akan menghilangkan protease, jenis protein yang juga dibutuhkan HIV untuk memperbanyak diri.

– Entry inhibitors. ARV jenis ini akan menghalangi HIV untuk memasuki sel-sel CD4.

– Integrase inhibitors. Jenis ARV ini akan menghilangkan integrase, protein yang digunakan HIV untuk memasukkan materi genetik ke dalam sel-sel CD4.

  1. Meniran

Meniran merupakan jenis tanaman yang mempunyai tekstur batang bulat & basah, dengan tinggi kurang dari 50cm. Daunnya bertekstur sirip genap, yang mana pada tiap tangkainya, mempunyai daun beragam & berbentuk lonjong.

Bunga meniran ada pada bagian ketiak daun yang mengarah kebawah. Walaupun ini termasuk kedalam jenis tanaman semak, akan tetapi jangan dianggap remeh, sebab tanaman ini mempunyai khasiat & manfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit seperti untuk obat tradisional hiv aids.

Dan meniran ini merupakan jenis tumbuhan khas Indonesia. Secara klinis, ekstrak meniran sudah dibuktikan bersifat immunistimulan / bisa merangsang imunitas tubuh, sehingga kuat akan serangan penyakit.

Didalam tanaman ini terdapat kandungan beberapa komponen kimia, seperti flavonoid yang dapat merangsang sistem kekebalan tubuh manusia supaya dapat bekerja dengan lebih baik. Tanaman herbal ini dipakai untuk terapi tambahan pengidap penyakit HIV/AIDS.

  1. Sirsak

Mungkin saja daun sirsak ini tak semenggiurkan daging buah sirsak. Namun faktanya, daun sirsak ini memiliki manfaat yang jauh lebih banyak ketimbang buahnya.

Mengapa demikian? Karena, didalam daun sirsak ada banyak sekali kandungan yang berkhasiat seperti kandungan accetogenins, annocatalin, annocatin, annohexocin, annonacin, anonol, caclourine, annomourine, annomouricin, gentisic acid, gigantetronin, lineloid acid dan juga muricapentosin.

Semua senyawa itu bermanfaat sekali untuk mengobati penyakit ataupun untuk menaikkan sistem imun tubuh.

Nah, bagi penderita HIV/AIDS yang ingin mengkonsumsi daun sirsak sebagai obat tradisional hiv, lakukan dengan cara merebus daun sirsak. Dikarenakan daun sirsak ini diyakini mampu menaikkan sistem imunitas tubuh, menambah stamina serta kebugaran tubuh.