Archives

Obat Kanker Payudara Stadium 4

Kanker payudara stadium 4 merupakan fase dimana sel kanker sudah sangat parah dan sangat ganas. Kemungkinan untuk penyembuhan secara total bagi pasien pun sangat kecil. Tetapi, tentu saja pasien harus tetap berusaha dan optimis untuk menyembuhkan kanker payudara tersebut. Sel kanker yang telah menyebar ke tubuh bagian lain, terutama ke paru-paru, tulang, hati, atau otak. Kanker payudara stadium 4 biasa disebut sebagai kanker payudara dengan metastasis ataupun kanker payudara stadium lanjut.

Persebaran atau metastasis yang terjadi pada kanker payudara stadium 4 menyebabkan penanganan lokal dalam bentuk radiasi ataupun operasi mungkin tidak akan efektif untuk menyembuhkannya. Hingga saat ini kanker payudara stadium 4 dianggap tidak dapat disembuhkan. Walaupun begitu, dengan tersedianya banyak cara pemberian obat kanker diharapkan pasien dapat hidup lebih lama dengan kualitas hidup yang baik.

Misalnya dengan memperkecil ukuran kanker maka terkadang dapat memperlambat perkembangan sel kanker. Sehingga dengan begitu dapat memperpanjang usia harapan hidup dan meringankan sakit atau ketidaknyamanan pengidap.

Berikut jenis-jenis penanganan yang dapat diberikan pada pasien kanker payudara stadium 4.

  1. Manajemen nyeri. Pemilihan metode manajemen nyeri akan bergantung kepada sumber dan jenis rasa sakit yang diderita. Dengan meredakan rasa sakit, kualitas hidup pasien dapat menjadi lebih baik.
  2. Terapi target. Sekitar 20 persen wanita pengidap kanker payudara, memiliki sel-sel kanker yang berkembang cepat karena terlalu banyak kandungan protein yang disebut HER2. Obat bernama trastuzumab dapat diberikan untuk mencegah pertumbuhan sel kanker, sekaligus membantu menambah kekebalan tubuh.
  3. Terapi radiasi. Langkah ini digunakan untuk menghancurkan atau menghambat pertumbuhan sel-sel kanker melalui pemberian radiasi X-ray. Terapi jenis ini tepat digunakan jika persebaran sel kanker telah diketahui secara pasti. Selain dapat disinari pada area kanker berkembang, radiasi juga bisa dimasukkan melalui jarum atau selang ke dekat lokasi tumor.
  4. Operasi. Penerapan operasi bergantung kepada bentuk dan pada bagian mana kanker telah menyebar. Misalnya, kelenjar getah bening yang telah terkena persebaran kanker ataupun metastasis pada paru-paru yang bentuknya masih dapat dioperasi.

Selain itu, pada kasus-kasus tertentu operasi mungkin diperlukan untuk mengangkat ovarium untuk mengurangi kadar hormon estrogen.

  1. Kemoterapi. Pada stadium ini, kemoterapi menjadi metode penanganan utama. Kemoterapi dapat diberikan dalam bentuk cairan, pil, ataupun dalam bentuk infus. Obat yang diberikan tidak hanya menyasar pada kanker di lokasi awal kanker, tapi juga kepada sel-sel kanker yang sudah menyebar ke bagian tubuh lain.

Sayangnya, obat kemoterapi ini selain menyasar sel kanker, juga dapat berdampak pada tubuh. Pada stadium lanjut, kemoterapi mungkin diberikan berbarengan dengan terapi hormon.

  1. Terapi hormon dapat diterapkan pada wanita yang perkembangan kankernya membutuhkan hormon. Dengan kata lain, terapi hormon dapat diberikan pada wanita dengan kanker dengan reseptor hormon yang positif.

Obat-obatan yang termasuk dalam terapi hormon antara lain tamoxifen, anastrozole, exemestane, dan letrozol. Obat tamoxifen biasanya dapat diberikan kepada semua wanita dengan kanker payudara stadium 4.

Selain obat-obatan, dokter dapat menawarkan opsi pengangkatan rahim pada wanita yang belum memasuki masa menopause. Pengangkatan rahim berperan untuk mengurangi kadar estrogen sehingga mengurangi percepatan penyebaran sel kanker yang berkembang karena hormon.

Selain berbagai penanganan di atas, gejala-gejala lain seperti mual dan kelelahan sebagai efek samping kanker payudara dapat diatasi dengan pemberian obat lain. Jauh sebelum kondisi ini terjadi, selain memeriksa payudara secara teratur, menerapkan pola makan dan gaya hidup sehat adalah cara terbaik untuk mencegah kanker payudara.