Archives

Obat Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit kanker yang terjadi pada kaum perempuan, tidak menutup kemungkinan terjadi pada kaum pria, namun hanya sebagian kecil kasus ini terjadi pada kaum pria. Kanker payudara dapat terjadi akibat dari pertumbuhan sel yang abnormal pada jaringan payudara. Sel sel yang abnormal tersebut membentuk suatu jaringan yang dapat menyebabkan kerusakan fungsi pada organ payudara, sel sel abnormal ini lah yang kita kenal dengan istilah kanker payudara.

Perkembangan sel kanker payudara ini biasanya tumbuh dimulai dari tempat dimana reproduksi ASI, tapi tidak jarang juga pertumbuhan sel ini tumbuh pada bagian saluran epitel, kelenjar jaringan lemak bahkan ada yang terdapat pada pembuluh darah dan sistem saraf pada payudara. Pada tahun 1990 sebagian besar kasus penyakit kanker payudara disebabkan karena makanan yang tidak sehat. Faktor makanan menjadi faktor tertinggi timbulnya sel kanker dalam tubuh hingga sebesar 60%. Makanan yang mengandung banyak lemak, baik lemak jenuh maupun lemak tak jenuh dapat membuat sel kanker menerima nutrisi sehingga pertumbuhannya semakin berkembang pesat.

Penyakit kanker payudara ini pada umumnya terjadi pada perempuan usia lanjut, namun terdapat beberapa kasus yang dapat terjadi pada wanita dengan usia di bawah 30 tahun bahkan lebih ganas dibandingkan dengan yang sudah usia lanjut. Ada beberapa faktor yang jadi pertimbangan dokter sebelum memutuskan memberikan obat kanker yang terbaik, yaitu stadium serta tingkat perkembangan kanker, kondisi kesehatan menyeluruh dari penderita dan masa menopause.

Kanker payudara yang terdeteksi melalui pemeriksaan rutin biasanya berada pada stadium awal. Kanker payudara primer (sel kanker pertama berawal dari sel payudara dan bukan hasil penyebaran sel kanker dari organ lain) umumnya bisa sembuh secara total jika didiagnosis dan diobati sejak dini.

Jika terdeteksi pada stadium lanjut setelah menyebar ke bagian lain tubuh, kanker payudara tidak bisa disembuhkan. Jenis pengobatan yang akan dianjurkan pun berbeda dan bertujuan untuk meringankan beban bagi penderitanya.

Proses-proses Operasi

Operasi untuk kanker payudara terbagi dua, yaitu operasi yang hanya mengangkat tumor dan operasi yang mengangkat payudara secara menyeluruh (mastektomi). Operasi plastik rekonstruksi biasanya dapat dilakukan langsung setelah mastektomi.

Untuk menangani kanker payudara stadium awal, penelitian menunjukkan bahwa kombinasi operasi pengangkatan tumor dan radioterapi memiliki tingkat kesuksesan yang sama dengan mastektomi total.

  1. Lumpektomi (operasi pengangkatan tumor)

Dalam lumpektomi, bentuk payudara akan dibiarkan seutuh mungkin. Operasi ini umumnya dianjurkan untuk tumor berukuran kecil dan meliputi pengangkatan tumor beserta sedikit jaringan sehat di sekitarnya.

Pertimbangan dalam menentukan jumlah jaringan payudara yang akan diangkat meliputi kuantitas jaringan di sekitar tumor yang perlu diangkat, jenis, ukuran, lokasi tumor, dan ukuran payudara.

  1. Mastektomi (pengangkatan payudara)

Proses operasi ini adalah pengangkatan seluruh jaringan payudara, termasuk puting. Penderita dapat menjalani mastektomi bersamaan dengan biopsi noda limfa sentinel jika tidak ada indikasi penyebaran kanker pada kelenjar getah bening. Sebaliknya, penderita dianjurkan untuk menjalani proses pengangkatan kelenjar getah bening di ketiak jika kanker sudah menyebar ke bagian itu.

  1. Operasi plastik rekonstruksi

Ini adalah proses operasi untuk membuat payudara baru yang semirip mungkin dengan payudara satunya. Operasi plastik rekonstruksi bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu operasi rekonstruksi langsung yang bersamaan dengan mastektomi, dan operasi rekonstruksi berkala yang dilakukan beberapa waktu setelah mastektomi.

Operasi pembuatan payudara baru ini bisa dilakukan dengan menggunakan implan payudara atau jaringan dari bagian tubuh lain.