Obat Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit kanker yang terjadi pada kaum perempuan, tidak menutup kemungkinan terjadi pada kaum pria, namun hanya sebagian kecil kasus ini terjadi pada kaum pria. Kanker payudara dapat terjadi akibat dari pertumbuhan sel yang abnormal pada jaringan payudara. Sel sel yang abnormal tersebut membentuk suatu jaringan yang dapat menyebabkan kerusakan fungsi pada organ payudara, sel sel abnormal ini lah yang kita kenal dengan istilah kanker payudara.

Perkembangan sel kanker payudara ini biasanya tumbuh dimulai dari tempat dimana reproduksi ASI, tapi tidak jarang juga pertumbuhan sel ini tumbuh pada bagian saluran epitel, kelenjar jaringan lemak bahkan ada yang terdapat pada pembuluh darah dan sistem saraf pada payudara. Pada tahun 1990 sebagian besar kasus penyakit kanker payudara disebabkan karena makanan yang tidak sehat. Faktor makanan menjadi faktor tertinggi timbulnya sel kanker dalam tubuh hingga sebesar 60%. Makanan yang mengandung banyak lemak, baik lemak jenuh maupun lemak tak jenuh dapat membuat sel kanker menerima nutrisi sehingga pertumbuhannya semakin berkembang pesat.

Penyakit kanker payudara ini pada umumnya terjadi pada perempuan usia lanjut, namun terdapat beberapa kasus yang dapat terjadi pada wanita dengan usia di bawah 30 tahun bahkan lebih ganas dibandingkan dengan yang sudah usia lanjut. Ada beberapa faktor yang jadi pertimbangan dokter sebelum memutuskan memberikan obat kanker yang terbaik, yaitu stadium serta tingkat perkembangan kanker, kondisi kesehatan menyeluruh dari penderita dan masa menopause.

Kanker payudara yang terdeteksi melalui pemeriksaan rutin biasanya berada pada stadium awal. Kanker payudara primer (sel kanker pertama berawal dari sel payudara dan bukan hasil penyebaran sel kanker dari organ lain) umumnya bisa sembuh secara total jika didiagnosis dan diobati sejak dini.

Jika terdeteksi pada stadium lanjut setelah menyebar ke bagian lain tubuh, kanker payudara tidak bisa disembuhkan. Jenis pengobatan yang akan dianjurkan pun berbeda dan bertujuan untuk meringankan beban bagi penderitanya.

Proses-proses Operasi

Operasi untuk kanker payudara terbagi dua, yaitu operasi yang hanya mengangkat tumor dan operasi yang mengangkat payudara secara menyeluruh (mastektomi). Operasi plastik rekonstruksi biasanya dapat dilakukan langsung setelah mastektomi.

Untuk menangani kanker payudara stadium awal, penelitian menunjukkan bahwa kombinasi operasi pengangkatan tumor dan radioterapi memiliki tingkat kesuksesan yang sama dengan mastektomi total.

  1. Lumpektomi (operasi pengangkatan tumor)

Dalam lumpektomi, bentuk payudara akan dibiarkan seutuh mungkin. Operasi ini umumnya dianjurkan untuk tumor berukuran kecil dan meliputi pengangkatan tumor beserta sedikit jaringan sehat di sekitarnya.

Pertimbangan dalam menentukan jumlah jaringan payudara yang akan diangkat meliputi kuantitas jaringan di sekitar tumor yang perlu diangkat, jenis, ukuran, lokasi tumor, dan ukuran payudara.

  1. Mastektomi (pengangkatan payudara)

Proses operasi ini adalah pengangkatan seluruh jaringan payudara, termasuk puting. Penderita dapat menjalani mastektomi bersamaan dengan biopsi noda limfa sentinel jika tidak ada indikasi penyebaran kanker pada kelenjar getah bening. Sebaliknya, penderita dianjurkan untuk menjalani proses pengangkatan kelenjar getah bening di ketiak jika kanker sudah menyebar ke bagian itu.

  1. Operasi plastik rekonstruksi

Ini adalah proses operasi untuk membuat payudara baru yang semirip mungkin dengan payudara satunya. Operasi plastik rekonstruksi bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu operasi rekonstruksi langsung yang bersamaan dengan mastektomi, dan operasi rekonstruksi berkala yang dilakukan beberapa waktu setelah mastektomi.

Operasi pembuatan payudara baru ini bisa dilakukan dengan menggunakan implan payudara atau jaringan dari bagian tubuh lain.

Obat Kanker Otak

Obat Kanker Otak. Kanker otak adalah suatu jenis penyakit tumor yang menyerang organ otak sehingga kesehatannya akan terganggu. Apabila organ otak ini sudah tidak sehat, maka organ yang lain pun akan ikut terganggu, sehingga pada akhirnya banyak orang yang mengalami kematian akibat penyakit ini. Tumor otak ini juga dapat menjangkiti kita kapan saja dan dimana saja, namun kalau masalah umur biasanya penyakit kanker otak ini akan menjangkiti seseorang yang sudah dewasa. Dan seringkali dokter menyebut kanker otak ini sebagai “tumor otak”, dikarenakan pengidap penyakit ini tidak selalu berakhir pada kematian karena diberi obat kanker.

Namun, pada beberapa penelitian dari kejadian tumor otak jinak di saat tumbuh akan dapat menekan bahkan menghancurkan jaringan otak lainnya yang masih normal sehingga dapat menimbulkan akibat yang sangat fatal seperti terjadinya kelumpuhan.

Kanker otak ini bisa di golongkan sebagai suatu jenis penyakit yang sangat di takuti oleh pengidapnya, maka tidak aneh, sebagian besar dari pengidap yang di vonis terserang penyakit ini selalu merasakan kekhawatiran dan pesimis dalam hidupnya.

Penderita kanker otak biasanya membutuhkan pembedahan untuk mengangkat tumor. Sisa jaringan tumor yang masih ada ditangani dengan radioterapi, kemoterapi, atau gabungan keduanya. Setelah penanganan, kanker otak bisa kembali. Ketika hal ini terjadi, prosedur yang dilakukan berikutnya adalah untuk memperpanjang usia kehidupan selama mungkin dan menangani gejala yang ada.

Penanganan Terhadap Kanker Otak Primer

Beberapa pengobatan untuk kanker otak primer (berasal dari otak) adalah:

  1. Pembedahan

Tujuan pembedahan adalah mengangkat tumor sebanyak mungkin di otak tanpa merusak jaringan di sekitarnya. Untuk melihat otak dan tumor di dalamnya, sebagian dari tengkorak akan dibuka. Hal ini dikenal dengan sebutan proses kraniotomi. Setelah itu, dokter spesialis bedah otak bisa mengangkat tumornya.

Selain pembedahan, dokter mungkin akan menjalankan terapi photodynamic. Dalam terapi ini, obat yang sensitif terhadap cahaya dimasukkan ke dalam pembuluh darah dan diserap sel kanker yang masih tersisa. Saat sinar laser diarahkan pada sel-sel kanker, obat ini akan aktif dan membunuh sel-sel kanker.

Untuk mengurangi risiko agar tumor tidak kembali, setelah operasi pengangkatan tumor primer, tumor akan ditangani dengan radioterapi atau kemoterapi, atau bisa gabungan keduanya.

  1. Kemoterapi

Kemoterapi dilakukan untuk menangani tumor yang berada jauh di dalam otak dan sulit diangkat tanpa merusak jaringan saraf lainnya. Kemoterapi adalah pengobatan yang dipakai untuk membunuh sel-sel kanker dan bisa diberikan berupa tablet, suntikan, atau implan. Dua obat obat kemoterapi yang dipakai dalam penanganan tumor otak stadium tinggi adalah:

– Implan Carmustine. Implan ini akan larut dan melepaskan carmustine untuk memperlambat atau menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker.  Beberapa efek samping dari implan Carmustine adalah edema otak (peningkatan kadar cairan otak), infeksi di dalam otak, kejang-kejang.

– Temozolamide. Obat ini diberikan pada penderita glioma ganas untuk memperlambat berkembangnya tumor setelah perawatan awal atau apabila tumor muncul kembali. Efek samping dari temozolomide antara lain sakit kepala, konstipasi, letih, kehilangan nafsu makan, mual dan muntah-muntah.

  1. Radioterapi dan Radiosurgery

Sama seperti kemoterapi, radioterapi serta radiosurgery juga dilakukan untuk menangani tumor yang berada jauh di dalam otak dan sulit diangkat. Dalam proses radioterapi, dosis radiasi berenergi tinggi dipusatkan pada tumor untuk menghentikan sel-sel kanker agar tidak terus menggandakan diri.

Sedangkan pada radiosurgery, radiasi yang dipakai memiliki intensitas lebih rendah dan radiasi ini diberikan selama beberapa kali. Fungsi dari radiosurgery adalah memusatkan dosis radiasi dengan energi tingkat tinggi pada tumor untuk membunuhnya.

Perbedaannya, pada radioterapi ada pada sinar radiasi dengan intensitas yang lebih tinggi, berpusat pada bagian kecil area dari otak, dan hanya diberikan selama satu sesi (tidak beberapa kali).

Obat Anti Kanker

Kanker merupakan sebuah penyakit yang ditandai dengan adanya sebuah kelainan terhadap siklus sel khas yang menyebabkan sel berubah menjadi tumbuh tak terkendali, menyerang jaringan biologis di sekitarnya, serta memiliki kemampuan untuk berpindah ke jaringan tubuh yang lain sistem limfatik atau sirkulasi darah. Hal tersebutlah yang membedakan antara tumor jinak dan kanker. Ada beberapa jenis kanker yang dapat membentuk tumor, namun beberapa jenis yang lain tidak menimbulkan tumor misalnya leukimia.

Tapi jangan khawatir, dikarenakan sudah banyak penelitian tentang kanker, maka banyak ditemukan obat kanker dari berbagai macam tanaman. Selain berfungsi sebagai anti kanker, tanaman tersebut juga dapat dengan mudah untuk ditemukan. Lebih baik mencegah dari pada mengobati bukan? Untuk itu kami akan mencoba memberikan beberapa informasi mengenai obat anti kanker. Kemoterapi adalah proses pengobatan dengan menggunakan obat-obatan yang bertujuan untuk membunuh atau memperlambat pertumbuhan sel-sel Kanker. Banyak obat yang digunakan dalam Kemoterapi.

Kemoterapi adalah upaya untuk membunuh sel-sel kanker dengan mengganggu fungsi reproduksi sel. Kemoterapi merupakan cara pengobatan kanker dengan jalan memberikan zat/obat yang mempunyai khasiat membunuh sel kanker.

Kemoterapi bermanfaat untuk menurunkan ukuran kanker sebelum operasi, merusak semua sel-sel kanker yang tertinggal setelah operasi, dan mengobati beberapa macam kanker darah. Kemoterapi Merupakan bentuk pengobatan kanker dengan menggunakan obat sitostatika yaitu suatu zat-zat yang dapat menghambat proliferasi sel-sel kanker.

Berikut adalah obat-obatan antikanker silahkan simak dibawah ini:

  1. Siklofosfamid

~ Sediaan: Siklofosfamid tersedia dalam bentuk kristal 100, 200, 500 mg dan 1,2 gram untuk suntikan, dan tablet 25 dan 50 gram untuk pemberian per oral.

~ Indikasi: Leukemia limfositik Kronik, Penyakit Hodgkin, Limfoma non Hodgkin, Mieloma multiple, Neuro Blastoma, Tumor Payudara, ovarium, paru, Cerviks, Testis, Jaringan Lunak atau tumor Wilm.

~ Mekanisme kerja: Siklofosfamid merupakan pro drug yang dalam tubuh mengalami konversi oleh enzim sitokrom P-450 menjadi 4-hidroksisiklofosfamid dan aldofosfamid yang merupakan obat aktif. Aldofosfamid selanjutnya mengalami perubahan non enzimatik menjadi fosforamid dan akrolein.

Efek siklofosfamid dipengaruhi oleh penghambat atau perangsang enzim metabolismenya. Sebaliknya, siklofosfamid sendiri merupakan perangsang enzim mikrosom, sehingga dapat mempengaruhi aktivitas obat lain.

  1. Klorambusil

~ Sediaan: Klorambusil tersedia sebagai tablet 2 mg. Untuk leukemia limfositik kronik, limfoma hodgkin dan non-hodgkin diberikan 1-3 mg/m2/hari sebgai dosis tunggal (pada penyakit hodgkin mungkin diperlukan dosis 0,2 mg/kg berat badan, sedangkan pada limfoma lain cukup 0,1 mg/kg berat badan).

~ Indikasi: Leukimia limfositik Kronik, Penyakit Hodgkin, dan limfoma non Hodgkin, Makroglonbulinemia primer.

~ Mekanisme kerja: Klorambusil (Leukeran) merupakan mustar nitrogen yang kerjanya paling lambat dan paling tidak toksik. Obat ini berguna untuk pengobatan paliatif leukemia limfositik kronik dn penyakin hodgkin (stadium III dan IV), limfoma non-hodgkin, mieloma multipel makroglobulinemia primer (Waldenstrom), dan kombinasi dengan daktinomisin pada karsinoma testis dan ovarium.

  1. Prokarbazin

~ Sediaan: Prokarbazin kapsul berisi 50 mg zat aktif. Dosis oral pada orang dewasa : 100 mg/m2 sehari sebagai dosis tunggal atau terbagi selama minggu pertama, diikuti pemberian 150-200 mg/m2 sehari selama 3 minggu, kemudian dikurangi menjadi 100 mg/m2 sehari sampai leukosit dibawah 4000/m2 atau respons dicapai. Dosis dikurangi pada pasien dengan gangguan hati dan ginjal.

~ Indikasi: Limfoma Hodgkin.

~ Mekanisme kerja: Mekanisme kerja belum diketahui, diduga berdasarkan alkilasis asam nukleat. Prokarbazin bersifat non spesifik terhadap siklus sel. Indikasi primernya ialah untuk pengobatan penyakit hodgkin stadium IIIB dan IV, terutama dalam kombinasi dengan mekloretamin, vinkristin dan prednison (regimen MOPP).

  1. Karboplatin

~ Sediaan: Serbuk injeksi 50 mg, 150 mg, 450 mg.

~ Indikasi: Kanker ovarium lanjut.

~ Mekanisme kerja: Mekanisme pasti masih belum diketahui dengan jelas, namun diperkirakan sama dengan agen alkilasi. Obat ini membunuh sel pada semua tingkat siklus, menghambat biosintesis DNA dan mengikat DNA melalui ikatan silang antar untai. Titik ikat utama adalah N7 guanin, namun juga terjadi interaksi kovalen dengan adenin dan sitosin.

Obat Kanker Baru 2018

Kanker adalah penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker dan obat kanker sulit ditemukan. Dalam perkembangannya, sel-sel kanker ini dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya sehingga dapat menyebabkan kematian. Kanker sering dikenal oleh masyarakat sebagai tumor, padahal tidak semua tumor adalah kanker. Tumor adalah segala benjolan tidak normal atau abnormal. Tumor dibagi dalam 2 golongan, yaitu tumor jinak dan tumor ganas. Kanker adalah istilah umum untuk semua jenis tumor ganas

Kanker dapat menimpa semua orang, pada setiap bagian tubuh, dan pada semua gologan umur, namun lebih sering menimpa orang yang berusia 40 tahun. Umumnya sebelum kanker meluas atau merusak jaringan di sekitarnya, penderita tidak merasakan adanya keluhan ataupun gejala. Bila sudah ada keluhan atau gejala, biasanya penyakitnya sudah lanjut.

Ada 7 gejala yang perlu diperhatikan dan diperiksakan lebih lanjut ke dokter untuk memastikan ada atau tidaknya kanker, yaitu:

– Waktu buang air besar atau kecil ada perubahan kebiasaan atau gangguan.

– Alat pencernaan terganggu dan susah menelan.

– Suara serak atau batuk yang tak sembuh-sembuh

– Payudara atau di tempat lain ada benjolan (tumor).

– Andeng-andeng (tahi lalat) yang berubah sifatnya, menjadi semakin besar dan gatal.

– Darah atau lendir yang abnormal keluar dari tubuh

– Adanya koreng atau borok yang tak mau sembuh-sembuh.

Sebagian besar jenis kanker dapat dicegah dengan kebiasaan hidup sehat sejak usia muda dan menghindari faktor-faktor penyebab kanker.

Meskipun penyebab kanker secara pasti belum diketahui, setiap orang dapat melakukan upaya pencegahan dengan cara hidup sehat dan menghindari penyebab kanker:

  1. Mengenai makanan:

– Mengurangi makanan berlemak yang berlebihan

– Lebih banyak makan makanan berserat.

– Lebih banyak makan sayur-sayuran berwarna serta buah-buahan, beberapa kali sehari

– Lebih banyak makan makanan segar

– Mengurangi makanan yang telah diawetkan atau disimpan terlalu lama

– Membatasi minuman alkohol

  1. Hindari diri dari penyakit akibat hubungan seksual
  2. Hindari kebiasaan merokok. Bagi perokok: berhenti merokok.
  3. Upayakan kehidupan seimbang dan hindari stress
  4. Periksakan kesehatan secara berkala dan teratur.

Beberapa perusahaan farmasi besar di dunia, mereka berlomba-lomba membuat obat kanker yang sampai sekarang belum ada yang terbukti pasti dapat menyembuhkan penyakit kanker.

Tetapi mereka telah mempromosikan kepada para ahli medis untuk mengkampanyekan penggunaan obat-obat yang diketahui berbasis racun tersebut kepada pasien-pasien kanker ! walaupun dengan sejumlah efek samping yang serius yang bahkan dapat menyebabkan kematian.

Seorang dokter onkologi terkenal di Singapura – Dr. Ang Peng Tiam, membuat tulisan ini yang dimuat dalam surat kabar The Straits Times, Mind Your Body Supplement, halaman 22, tanggal 29 November 2006:

– Onkologi tidak seperti spesialis medis yang lainnya di mana melakukan pekerjaan dengan baik adalah suatu norma. Dalam onkologi, bahkan memperpanjang hidup pasien selama tiga bulan sampai satu tahun telah dianggap suatu prestasi.

– Mencapai kesembuhkan adalah seperti menarik jackpot.

– Tidak semua kanker dapat disembuhkan.

Pada ahir tulisan ini saya mengajak pembaca untuk merenungi apa pendapat dokter-dokter peneliti kanker di luar negri sana yang memberikan komentar atas penggunaan obat-obat yang dikatakan sebagai obat kanker masa kini.

Pada awalnya Interferon dikembangkan untuk terapi kanker. Tetapi kemudian selain untuk terapi kanker juga digunakan untuk berbagai penyakit , termasuk hepatitis B dan C.

Untuk berbagai penyakit lain yang belum ditemukan obatnya, Intrerferon juga menjadi alternative utama dalam dunia medis walaupun tingkat penyembuhannya tidak begitu tinggi, untuk terapi hepatitis misalnya efektivitasnya tidak lebih dari 30 %.

Dikutip dari tulisan Dr.Andi Utama Msc , peneliti dari Puslit Bioteknologi LIPI.

Nexavar ( sorafenib ).

FDA meng-approve sebagai The First and Only Oral Medication For :

1.Differentiated Thyroid Cancer.

2.Liver Cancer, Hepatocellular Carcinoma. ( HCC )

3.Kidney Cancer, Advance Renal Cell Carcinoma. ( RCC )

Obat Kanker Baru

Penyakit kanker merupakan salah satu penyakit yang  ditakuti oleh semua orang. Dari berbagai kasus yang ada, beberapa penderitanya berhasil sembuh, namun tidak sedikit juga orang meninggal dikarenakan penyakit kanker ini. Walaupun setiap jenis kanker memiliki karakteristik dan gejala sendiri yang spesifik, deteksi dini dengan pengenalan lebih dalam akan gejala penyakit kanker seharusnya dilakukan. Semua mungkin sudah tahu bahwa kunci untuk sembuh dari penyakit kanker adalah mendeteksi sejak dini ketika penyakit itu masih bisa diberi obat kanker.

Tetapi tanda-tanda kanker sering tidak tidak terasa. Berikut ini beberapa gejala umum kanker yang sebagian besar muncul pada semua jenis kanker.

Gejala penyakit kanker yang umum biasanya adanya penurunan berat badan yang tidak beralasan. Penurunan berat badan yang signifikan selama beberapa bulan tanpa sebab yang jelas dapat menjadi salah satu tanda utama Anda mungkin menderita penyakit kanker. Penurunan berat badan ini paling sering terjadi pada kanker pankreas, perut, kerongkongan, atau juga kanker paru-paru.

Gejala penyakit kanker yang umum lainnya adanya perubahan warna kulit. Adanya perubahan warna kulit atau warna tahi lalat yang sudah ada atau munculnya lesi baru. Kanker kulit dapat berkembang di beberapa bagian tubuh, terutama pada orang yang sering mengunyah tembakau, merokok, minum alkohol, atau luka pada kulit yang tak kunjung sembuh.

Gejala penyakit kanker yang umum lainnya bisanya penderita mengalami Demam. Demam mungkin berhubungan dengan beberapa jenis penyakit kanker. Hampir semua pasien kanker akan mengalami demam, terutama jika pengobatan kanker memengaruhi sistem kekebalan tubuh.  Gejala penyakit kanker lainnya bisanya merasa Nyeri.

Rasa nyeri biasanya terjadi terlambat. Kanker stadium dini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit. Nyeri paling sering terjadi karena kanker yang telah menyebar. Kondisi ini biasanya dirasakan pada kanker tulang atau testis. Selain itu bisanya penderita mengalami gangguan pencernaan. Kondisi ini biasanya berhubungan dengan kanker perut atau kerongkongan.

Jika ada kecurigaan, maka pemeriksaan yang dapat dilakukan adalah:

– Pemeriksaan sitologi dan patologi anatomi

– Tes-tes pertanda kanker dalam darah

– Rontgen

– Mamografi (rontgen khusus untuk payudara)

– Ultrasonografi / USG (memotret alat tubuh bagian dalam)

– Endoskopi (peneropongan alat tubuh bagian dalam)

– Kolposkopi (peneropongan leher rahim)

– Laparoskopi (peneropongan rongga perut)

– Pemotretan lapisan-lapisan tubuh dengan alat CT Scan, MRI (Magnetic Resonance Imaging)

Pengobatan kanker terdiri dari salah satu atau kombinasi dari beberapa prosedur berikut:

– Pembedahan (operasi)

– Penyinaran (Radio-terapi)

– Pemakaian obat-obat pembunuh sel kanker (sitostatika/kemoterapi)

– Peningkatan daya tahan tubuh (imunoterapi)

– Pengobatan dengan hormon

– Transplantasi organ.

– Stem Cell

Hasil pengobatan terutama tergantung pada stadium atau tingkatan kanker.

Efek samping obat kanker seperti leukopenia, trombositopenia. Oleh sebab itu, biasanya menggunakan obat untuk meningkatkan leukosit. Penggunaan yang kurang cermat hanya akan menambah penderitaan, bersifat fatal dan pemborosan biaya.

Dokter akan merekomendasikan kombinasi obat kanker yang telah teruji pada manusia dengan kondisi yang sama dan telah memperlihatkan efek terhadap tipe kanker tertentu.

Di apotik online anda dapat mencari obat untuk kemoterapi yang telah diresepkan dokter secara mudah dengan mengetikkan di search engine.

Sehingga anda dapatkan informasi kegunaan atau indikasi obat, generik atau kandungan obat, efek samping obat, kontra indikasi obat, hal apa yang harus menjadi perhatian sewaktu konsumsi obat, gambar obat yang anda pilih hingga harga obat dengan berbagai sediaan yang dibuat oleh pabrik obat.

Obat Kanker

Penyakit Kanker adalah sel jaringan tubuh yang tumbuh tidak normal dan terus membelah diri dengan cepat dan tidak terkendali. Penyakit Kanker sebenarnya bukan penyakit yang datang seketika, ia membutuhkan proses untuk menggerogoti tubuh seseorang. Sel-sel kanker, karsinoma atau sarkoma bersifat infiltratif, akan terus bertumbuh menyusup ke jaringan disekitarnya, lalu menyebar ke tempat yang lebih jauh melalui pembuluh darah dan pembuluh getah bening.

Karsinoma berasal dari kata karkinos (kepiting) dan kata oma menunjukkan akhiran mengenai rumor. Jadi karsinoma adalah tumor ganas yang bersal dari epitel. Sarkoma, berasal dari bahasa Latin, sarx yang berarti daging. Sarkoma adalah tumor ganas yang berasal dari sel mesenkhim. Sel-sel ini terus tumbuh dan berkembang, merusak bentuk dan fungsi organ tempat tumbuhnya kanker. Sel kanker yang sudah menyebar di berbagai tempat sangat sulit untuk diberi obat kanker.

Bahkan secara medis sudah tidak memiliki harapan untuk sembuh. Itulah sebabnya para penderita akan merasa resah takut, waswas, bahkan stres.

Namun meskipun demikian, jangan putus harapan. Dengan teknologi, jenis obat tumor dan kanker, dan metode terapi mutakhir, saat ini para pakar kesehatan sudah dapat menangani dan mengobati penyakit kanker dengan lebih baik. Hanya saja pengelolaan penyakit kanker memerlukan cara khusus yang berbeda dengan pengelolaan penyakit lain.

Oleh karena itu, diperlukan sarana yang mampu menanggulangi penyakit kanker secara terpadu dan paripurna dengan teknologi mutakhir.

Penanganan secara hospice homecare-penanganan secara terpadu meliputi pendekatan medis, edukasional, dan spiritual, dimana pasien tidak lagi melakukan terapi kuratif, tetapi menitikberatkan pada kualitas hidup pasien juga sangat diperlukan bagi penderita kanker.

Secara teori kanker menyerang orang dewasa yang berusia 40-an. Namun pada kenyataanya, kanker menyerang siapa saja dari bayi yang baru lahir, anak-anak, remaja, dewasa, hingga lanjut usia. Kanker bisa tumbuh disemua bagian tubuh manusia. Dibagian kepala, kanker bisa menyerang otak, mata, lidah, kelenjar getah bening, kelenjar tiroid, rahang dan rongga belakang hidung.

Dibagian tubuh, kanker bisa menyerang payudara, tangan, kaki, kulit, tulang, darah. Dibagian organ tubuh, kanker bisa menyerang hati,ginjal, leher rahim, mulut rahim, prostat, paru-paru, usus besar, dan dubur.

Kemoterapi adalah tindakan/terapi pemberian senyawa kimia (obat kanker) untuk mengurangi, menghilangkan atau menghambat pertumbuhan parasit atau mikroba di tubuh hospes (pasien). Beberapa kanker memberikan respon yang baik terhadap kemoterapi. Kanker lainnya menunjukkan perbaikan tetapi tidak mencapai kesembuhan.

Beberapa kanker (melanoma, sek kanker ginjal, kanker pankreas, kanker otak) memberikan respon yang buruk dan kebal terhadap kemoterapi. Kanker lainnya (kanker payudara, kanker paru-paru sel kecil, leukemia) bisa menunjukkan respon awal yang luar biasa terhadap kemoterapi, tetapi setelah pengobatan ulangan bisa kebal terhadap obat yang diberikan.

Pembagian obat kanker.

Obat kanker merupakan obat spesialistik. Batas keamanannya begitu sempit sehingga hanya dibenarkan penggunaannya oleh dokter yang berpengalaman di bidang pengobatan ini.

  1. Kombinasi Obat

Kemoterapi tidak dibatasi dengan penggunaan satu obat kanker. Biasanya kemoterapi berupa kombinasi dari obat yang bekerja bersama khususnya untuk membunuh sel kanker.

Obat kanker yang dikombinasikan memiliki mekanisme aksi yang berbeda saat di dalam sel. Aksinya dapat meningkatkan pengrusakan dari sel kanker dan mungkin dapat menurunkan resiko perkembangan kanker yang resisten terhadap salah satu jenis obat.

  1. Terapi Kombinasi

Pengobatan kanker pada dasarnya sama, yaitu salah satu atau kombinasi dari beberapa prosedur berikut :

– Pembedahan (Operasi)

– Penyinaran (Radioterapi)

– Pemakaian obat-obatan pembunuh sel kanker (sitostatika/khemoterapi)

– Peningkatan daya tahan tubuh (imunoterapi)

– Pengobatan dengan hormon

Untuk beberapa kanker, pengobatan terbaik merupakan kombinasi dari pembedahan, penyinaran dan kemoterapi.

Pembedahan atau penyinaran mengobati kanker yang daerahnya terbatas, sedangkan kemoterapi membunuh sel-sel kanker yang berada diluar jangkauan pembedahan maupun penyinaran.

Kadang penyinaran atau kemoterapi dilakukan sebelum pembedahan, untuk memperkecil ukuran tumor atau setelah pembedahan untuk menghancurkan sisa-sisa sel kanker.

Kemoterapi yang dikombinasikan dengan pembedahan, akan memperbaiki kesempatan harapan hidup pada penderita kanker usus besar, payudara atau kendung kemih yang telah menyebar ke kelenjar getah bening regional.