Obat Kanker Prostat

Kanker prostat adalah salah satu jenis kanker yang hanya dialami oleh kaum pria. Hal ini disebabkan karena kanker prostat ini menyerang kelenjar prostat yang dimiliki oleh kaum pria. Kelenjar prostat itu sendiri adalah kelanjar yang berada pada sistem reproduksi pria. Jika kelenjar ini diserang, maka fungsi nya pun akan memburuk. Beberapa fungsi dari kelenjar prostat adalah pembuat energi sperma, pembuat air mani, membuat saluran vagina menjadi tidak asam dan sebagai penekan cairan keputihan.

Seperti yang dijelaskan diatas, bahwa kanker prostat ini hanya terdapat pada kaum pria saja, karena penyakit ini menyerang kelenjar prostat yang dimiliki oleh pria tentunya. Kanker atau yang biasanya bermula dari tumor ganas ini mulai menyerang pria yang berusia sekitar 50 tahun. Akan tetapi, pada tahap ini penderita biasnaya belum menyadari akan penyakitnya. Barulah mereka mencapai usia 70 tahun, penderita mulai menunjukan gejala gejala. Tanpa disadari, tumor ini telah berkembang selama 20 tahun dan tanpa disadari pula penderita sudah mencapai tingkat akhir, dimana harus melakukan obat kanker prostat stadium 4.

Ketidak jelalasan gejala pada stadium awal inilah yang membuat banyak orang was-was, takut dan khawatir. Apalagi kanker prostat ini adalah penyakit kanker paling ganas setelah kanker paru paru. Hasil ini merupakan hasil penelitian dari Amerika yang memiliki cukup banyak catatan mengenai penyakit kanker prostat ini. Belum lagi jumlah penderita, yang meninggal dunia karena penyakit ini, meningkat setiap tahunnya hingga mencapai sekitar 30 ribu penderita meninggal setiap tahunnya. Salah satu penyebabnya mungkin pengobatan kanker prostatstadium 4 yang cukup sulit.

Bagi penderita kanker prostat, mungkin akan membingungkan dalam memilih prosedur pengobatan terbaik yang bisa dilakukan. Tiap pengobatan yang dilakukan memiliki risiko dan juga keuntungan masing-masing. Pengobatan kanker prostat tergantung kepada beberapa faktor:

– Stadium kanker

– Ukuran kanker

– Usia dan harapan hidup pasien

– Seberapa luas penyebaran kanker yang telah terjadi

– Kondisi kesehatan pasien

Berikut ini adalah beberapa cara penanganan kanker prostat yang dianjurkan:

  1. Radioterapi

Radioterapi menggunakan energi radiasi untuk membunuh sel kanker pada kasus di mana kanker belum menyebar keluar dari prostat. Radioterapi juga bisa digunakan pasca operasi untuk membunuh sel-sel kanker yang tersisa.

Selain itu, radioterapi juga dilakukan untuk meredakan gejala atau rasa sakit dan memperlambat tingkat perkembangan kanker pada kasus kanker yang sudah lanjut.

  1. Kemoterapi

Pada langkah penanganan ini, penderita akan diresepkan obat anti-kanker oleh dokter. Tindakan ini sangat tepat jika kondisi kanker sudah menyebar ke organ-organ di luar kelenjar prostat.

  1. Terapi Hormon

Terapi hormon biasanya digabungkan dengan prosedur radioterapi. Terapi hormon yang dilakukan sebelum radioterapi bertujuan meningkatkan kesuksesan pengobatan. Sedangkan terapi hormon yang diberikan setelah radioterapi dimaksudkan untuk mengurangi kemungkinan kembalinya sel-sel kanker.

  1. TURP atau trans-urethral resection

TURP adalah prosedur operasi dalam memotong bagian dari kelenjar prostat. TURP dilakukan dengan cara anastesi umum atau anastesi tulang belakang, agar Anda tidak merasakan rasa sakit selama pembedahan berlangsung. Tujuan dari operasi adalah meringankan atau menghilangkan gejala buang air kecil yang terganggu akibat kanker prostat

Dokter bedah akan memasukkan kawat besi dengan bagian melingkar di ujungnya ke dalam uretra menuju prostat. Arus listrik digunakan untuk memanaskan bagian melingkar yang berfungsi untuk memotong kanker prostat.

  1. Prostatektomi radikal

Prostatektomi radikal adalah prosedur operasi untuk mengangkat kelenjar prostat dan jaringan di sekitarnya. Prostatektomi radikal bisa menyembuhkan kanker prostat pada pria jika kanker belum menyebar keluar dari kelenjar prostat. Tapi terdapat kemungkinan kecil bahwa tidak semua sel-sel kanker bisa terangkat. Ada kemungkinan sel kanker akan kembali pasca operasi.

Beberapa potensi komplikasi dari prosedur prostatektomi radikal adalah:

– Inkontinensia urine, yaitu ketidakmampuan mengendalikan buang air kecil.

– Tidak bisa lagi ejakulasi sehingga tidak bisa memiliki anak melalui hubungan intim.

– Disfungsi ereksi. Lebih dikenal dengan istilah impotensi. Ketidakmampuan dalam mencapai dan mempertahankan ereksi.

  1. Kryoterapi

Kryoterapi terkadang dilakukan untuk menangani kanker prostat stadium awal. Namun, kebanyakan dokter tidak akan memilih penanganan ini sebagai langkah awal pengobatan.

Pada prosedur ini, dokter akan menggunakan embusan suhu sangat dingin untuk membekukan dan membunuh sel kanker prostat. Beberapa efek samping dari tindakan ini adalah:

– Kebanyakan pasien akan mengalami darah bercampur pada urine selama sehari hingga dua hari setelah tindakan kryoterapi.

– Disfungsi ereksi atau impotensi, karena kryoterapi berisiko merusak saraf di sekitar prostat yang mengontrol ereksi.

– Kesulitan mengontrol buang air kecil.

– Kryoterapi berpengaruh pada anus dan kandung kemih, yang membuat munculnya rasa nyeri, rasa perih, dan seringnya muncul dorongan untuk buang air kecil.