Obat Kanker Baru 2018

Kanker adalah penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker dan obat kanker sulit ditemukan. Dalam perkembangannya, sel-sel kanker ini dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya sehingga dapat menyebabkan kematian. Kanker sering dikenal oleh masyarakat sebagai tumor, padahal tidak semua tumor adalah kanker. Tumor adalah segala benjolan tidak normal atau abnormal. Tumor dibagi dalam 2 golongan, yaitu tumor jinak dan tumor ganas. Kanker adalah istilah umum untuk semua jenis tumor ganas

Kanker dapat menimpa semua orang, pada setiap bagian tubuh, dan pada semua gologan umur, namun lebih sering menimpa orang yang berusia 40 tahun. Umumnya sebelum kanker meluas atau merusak jaringan di sekitarnya, penderita tidak merasakan adanya keluhan ataupun gejala. Bila sudah ada keluhan atau gejala, biasanya penyakitnya sudah lanjut.

Ada 7 gejala yang perlu diperhatikan dan diperiksakan lebih lanjut ke dokter untuk memastikan ada atau tidaknya kanker, yaitu:

– Waktu buang air besar atau kecil ada perubahan kebiasaan atau gangguan.

– Alat pencernaan terganggu dan susah menelan.

– Suara serak atau batuk yang tak sembuh-sembuh

– Payudara atau di tempat lain ada benjolan (tumor).

– Andeng-andeng (tahi lalat) yang berubah sifatnya, menjadi semakin besar dan gatal.

– Darah atau lendir yang abnormal keluar dari tubuh

– Adanya koreng atau borok yang tak mau sembuh-sembuh.

Sebagian besar jenis kanker dapat dicegah dengan kebiasaan hidup sehat sejak usia muda dan menghindari faktor-faktor penyebab kanker.

Meskipun penyebab kanker secara pasti belum diketahui, setiap orang dapat melakukan upaya pencegahan dengan cara hidup sehat dan menghindari penyebab kanker:

  1. Mengenai makanan:

– Mengurangi makanan berlemak yang berlebihan

– Lebih banyak makan makanan berserat.

– Lebih banyak makan sayur-sayuran berwarna serta buah-buahan, beberapa kali sehari

– Lebih banyak makan makanan segar

– Mengurangi makanan yang telah diawetkan atau disimpan terlalu lama

– Membatasi minuman alkohol

  1. Hindari diri dari penyakit akibat hubungan seksual
  2. Hindari kebiasaan merokok. Bagi perokok: berhenti merokok.
  3. Upayakan kehidupan seimbang dan hindari stress
  4. Periksakan kesehatan secara berkala dan teratur.

Beberapa perusahaan farmasi besar di dunia, mereka berlomba-lomba membuat obat kanker yang sampai sekarang belum ada yang terbukti pasti dapat menyembuhkan penyakit kanker.

Tetapi mereka telah mempromosikan kepada para ahli medis untuk mengkampanyekan penggunaan obat-obat yang diketahui berbasis racun tersebut kepada pasien-pasien kanker ! walaupun dengan sejumlah efek samping yang serius yang bahkan dapat menyebabkan kematian.

Seorang dokter onkologi terkenal di Singapura – Dr. Ang Peng Tiam, membuat tulisan ini yang dimuat dalam surat kabar The Straits Times, Mind Your Body Supplement, halaman 22, tanggal 29 November 2006:

– Onkologi tidak seperti spesialis medis yang lainnya di mana melakukan pekerjaan dengan baik adalah suatu norma. Dalam onkologi, bahkan memperpanjang hidup pasien selama tiga bulan sampai satu tahun telah dianggap suatu prestasi.

– Mencapai kesembuhkan adalah seperti menarik jackpot.

– Tidak semua kanker dapat disembuhkan.

Pada ahir tulisan ini saya mengajak pembaca untuk merenungi apa pendapat dokter-dokter peneliti kanker di luar negri sana yang memberikan komentar atas penggunaan obat-obat yang dikatakan sebagai obat kanker masa kini.

Pada awalnya Interferon dikembangkan untuk terapi kanker. Tetapi kemudian selain untuk terapi kanker juga digunakan untuk berbagai penyakit , termasuk hepatitis B dan C.

Untuk berbagai penyakit lain yang belum ditemukan obatnya, Intrerferon juga menjadi alternative utama dalam dunia medis walaupun tingkat penyembuhannya tidak begitu tinggi, untuk terapi hepatitis misalnya efektivitasnya tidak lebih dari 30 %.

Dikutip dari tulisan Dr.Andi Utama Msc , peneliti dari Puslit Bioteknologi LIPI.

Nexavar ( sorafenib ).

FDA meng-approve sebagai The First and Only Oral Medication For :

1.Differentiated Thyroid Cancer.

2.Liver Cancer, Hepatocellular Carcinoma. ( HCC )

3.Kidney Cancer, Advance Renal Cell Carcinoma. ( RCC )